Sabtu, 12 Januari 2013

Why Must We Wait?

I hate waiting, and I will always hate it.

Sapa sih orang yang suka menunggu? Mila rasa kebanyakan orang tidak suka menunggu dan lebih memilih untuk ditunggu dari pada capek-capek menunggu. Buat Mila juga gitu, menunggu itu kegiatan paling wasting time. Kalo janjian dengan seseorang yang kebanyakan selalu telat, Mila bakalan datang mepet-mepet supaya tidak menunggu terlalu lama. Mungkin ini juga merupakan satu alasan kenapa Mila kadang-kadang suka nelat. Hihi.

Bicara soal menunggu, apakah menunggu ada kaitannya dengan sabar? Mungkin iya. Orang yang sabar tidak akan masalah menunggu berapa lama pun. Sedangkan orang yang tidak sabar seperti Mila, menunggu itu adalah hal yang paling menyiksa.

Mila selalu dinasihati oleh orang-orang untuk sabar. "Sedikit lagi, sabar lah", "apa salahnya sih sabar, toh nantinya akan sama saja", dan blablabla. Tapi, sekuat Apapun mereka menasihati Mila, tetap otak Mila akan menolak. Karena menurut otak Mila, kalau bisa sekarang kenapa harus nanti? Kenapa harus menyiksa diri dengan menunggu?

Kenapa tidak sekarang? Sekarang, nanti, besok, minggu depan, tahun depan, pasti ada risikonya masing-masing. Kalau 2 bulan lagi bisa, sekarang juga bisa, kenapa tidak sekarang? Kalau sekarang tidak bisa, I'm sure, 2 bulan lagi, tahun depan, pun akan ada alasan lain yang menciptakan kata "tidak bisa"  lagi. So, why must we wait? Kenapa kita harus menunggu?

It's now or never.
It's all or nothing.

How do you think? Terlalu egois kah?

8 komentar:

  1. Balasan
    1. mau ngapain emang? :D

      Hapus
    2. hehe, bukan apa² ..
      cuma ngarep aja :P *ups

      Hapus
  2. Kalow emang pantas d tunggu,,,kenapa enggak...!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. waw, thank you..
      nohok banget nih..

      Hapus
  3. karena bagaimanapun juga, sesuatu yang sempurna pasti memerlukan proses. dan proses itu pasti memakan waktu, itu sebabnya Mila harus bersabar. karena kalau kita memaksakan proses, maka hasil yang kita terima juga tidak akan semaksimal apabila kita telaten dan bersabar menungguinya. ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih banget yaaaaa.. :)
      yaampun, tertohok banget deh sama komen-komennya..
      hihi,,

      Hapus
  4. yaudah ga usah nunggu dia dia dia, tinggalin mil...

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...