Kamis, 01 Mei 2014
To Take a Picture or Not To Take a Picture
Saat anda sedang pergi ke suatu tempat, khususnya untuk berlibur, entah itu ke taman hiburan, pegunungan, pantai, atau tempat berlibur lainnya, apakah anda lebih sibuk dengan kamera atau handphone atau tablet anda untuk mengambil gambar? Atau anda menyimpan rapat-rapat semua gadget anda dan menikmati apa yang telah disuguhkan serta menikmati kebersamaan dengan partner berlibur atau keluarga anda?
Banyak orang saat ini yang lebih memilih untuk sibuk dengan gadgetnya untuk mengambil gambar. Lebih tepatnya, mengambil gambar diri mereka di setiap spot yang mereka temui. Dan sebagian besar dari mereka, melakukan hal tersebut untuk mempublikasikan pada dunia (maya), bahwa mereka sedang atau pernah ke tempat tersebut. Mereka biasanya mengupload gambar-gambar mereka ke jejaring sosial, seperti Instagram dan Facebook, atau yang sedang ngehits saat ini: Path.
Di kota tempat saya tinggal, Malang, baru-baru ini sedang dihebohkan oleh satu tempat hiburan baru, yaitu Museum Angkut (@MuseumAngkut). Museum Angkut terletak di kota Batu. Lokasi Museum Angkut dekat dari Kusuma Agro Wisata, dan tidak begitu jauh dari Kompleks Jatim Park, yaitu Jawa Timur Park 1, Museum Satwa dan Secret Zoo, Eco Green Park, dan Batu Night Spectacular.
Museum Angkut merupakan perpaduan antara edukasi, hobi, koleksi, komunitas, serta legenda movie star dunia, begitu kata mereka. Museum Angkut buka setiap hari, mulai pukul 12.00 hingga pukul 20.00. Harga tiketnya adalah IDR 50K untuk weekdays dan IDR 75K untuk weekend, plus additional charge untuk kamera sebesar IDR 30K. Namun jika anda mengunjungi Museum Angkut di atas pukul 19.00, ada harga tiket khusus, yaitu hanya IDR 30K untuk weekdays, dan IDR 50K untuk weekend. Harga tiket khusus di atas pukul 19.00 tersebut sudah termasuk additional charge untuk kamera. Saya menyarankan, sebaiknya anda datang pada saat weekday pukul 19.00 saja. Satu jam saja insyaAllah sudah cukup untuk melintasi semua rute. Selain harga yang harus anda bayar jauh lebih murah, saat weekday dan malam hari, Museum Angkut tidak begitu ramai, sehingga anda bisa benar-benar menikmati apa yang ada di sana. Bagi anda yang mau taking pictures, juga lebih leluasa kalau malam hari, dan no additional charge for your cameras.
Berbicara tentang Museum Angkut, kemarin, saya akhirnya memutuskan untuk “mencicipinya” bersama pasangan saya. Sebelumnya, saat merencanakan untuk pergi ke sana, saya mengatakan pada pasangan saya “Museum Angkut itu tempatnya foto-foto lo, Sayang. Kalau sayang nggak mau motoin aku, berarti sayang harus mau aku foto di sana”, dan pasangan saya menjawab “Sip! Beres!”. Tapi, kenyataannya jauh sangat berbeda. Pasangan saya sibuk melihat-lihat semua koleksi mobil yang ada di Museum Angkut. Ya, pasangan saya memang sangat “jatuh cinta” pada mobil.
Pasangan saya bilang, “Buat apa sih sibuk ngambil foto sana-sini, yang ada malah nggak bisa menikmati apa yang ada”. Menurut saya, ada benarnya juga sih. Saya melihat, semua orang yang datang ke sana lebih sibuk dengan gadgetnya, dan saya rasa, hanya gambar-gambar itu lah yang mereka dapatkan, tidak lebih.
Tapi, menurut saya, tidak ada salahnya juga mengabadikan momen indah bersama pasangan atau keluarga. Dulu, saat saya masih kecil, Ayah saya yang seorang jurnalis saat di bangku kuliah, suka sekali mengabadikan gambar saat keluarga kami pergi berlibur. Di rumah, banyak sekali foto-foto liburan kami, yang membuat kami terbawa ke masa lalu saat melihatnya. Sayangnya, kebiasaan itu berubah seiring perubahan jaman. Era digital membuat Ayah saya tidak lagi mencetak foto liburan kami, kadang kala file foto kami juga hilang entah ke mana.
So, what do think? Is it necessary to take pictures during your holiday? Kalau untuk saya, mengabadikan momen indah bersama orang-orang tercinta itu cukup penting, tapi jangan sampai kita terlalu disibukkan dengan gadget kita sehingga kita malah tidak bisa menikmati momen indah tersebut.
Minggu, 20 Januari 2013
Banjir
Ngga di TV, di Twitter, di Facebook, di blog-blog lain, di situs-situs lain di internet, semuanya pada bahas Banjir. Ya, beberapa hari terakhir ini banjir sedang naik daun dan dibicarakan di mana-mana. Isu-isu politik lain yang biasanya menghiasi TV "you know what", dan gosip-gosip selebriti yang tiap pagi-siang-sore selalu tampil di beberapa TV lainnya, seakan-akan dianaktirikan akibat adanya banjir di negara kita tercinta ini, khususnya di Ibu Kota Jakarta.
Presiden kita yang paling ganteng, Bapak SBY, pun sampai-sampai harus menggulung celananya karena jalanan di depan kediamannya juga kebanjiran. Artis-artis dalam negeri berlomba-lomba datang ke lokasi-lokasi yang terkena musibah banjir, naik perahu karet, dan membagi-bagikan makanan, minuman, selimut, dan kebutuhan-kebutuhan penting lainnya. Dan sedihnya, musibah banjir kali ini memakan korban meninggal dunia sebanyak 15 orang (sampai terakhir saya dengerin berita di TV).
Nah, sekarang saya bingung mau membahas banjir dari sisi yang mana. :D
Baik, kita mulai dari Jokowi. Siapa sih yang tidak mengenal Bapak Joko Widodo yang baru saja menjadi Gubernur DKI Jakarta? Hampir setiap hari wajahnya menghiasi layar kaca. Bukan, bukan karena korupsi. Bukan juga karena bercerai. Tapi, karena beliau telah melakukan beberapa gebrakan-gebrakan di Jakarta. Beliau, dalam menjalankan tugasnya, benar-benar "down to earth". Beliau terjun ke lapangan untuk memastikan "anak buah"-nya bekerja dengan baik. Banyak sekali yang memuji apa yang beliau telah lakukan, tapi banyak juga yang tidak senang dibuatnya. Biasa lah, politik.
Nah, di awal perjuangannya menjadi Gubernur DKI Jakarta, beliau mendapatkan ujian yang cukup berat. Banjir. Banjir memang bukan menjadi hal asing di Jakarta. Hampir setiap tahun, saat musim hujan, beberapa daerah "langganan banjir" di Jakarta mengalami musibah tersebut. Tetapi, tidak ada yang menyangka, banjir tahun ini begitu hebatnya. Daerah-daerah lain yang biasanya tidak terkena musibah banjir, tahun ini ikut mendapat musibah tersebut. Dahsyatnya lagi, daerah Bundaran HI yang sangat terkenal itu, yang juga merupakan salah satu ikon kota Jakarta, ikut-ikutan terkena banjir. Bahkan, memakan korban. Dua orang cleaning service di Plaza UOB adalah contoh dari beberapa korban dari banjir Jakarta tahun ini.
Kemudian, mereka-mereka yang tidak berasal dari partai yang sama dengan Jokowi dan segelintir orang di luar sana mulai menyalah-nyalahkan, menyinyir, dan menggugat beliau. Meskipun banyak juga yang membelanya. Seperti yang saya bilang tadi, banjir bukan lah hal yang baru di Jakarta. Penyebab banjir di Jakarta pun sungguh kompleks. Dari saluran drainase yang kurang baik, kurangnya ruang terbuka hijau, wilayahnya yang dekat dengan laut, ketinggian lokasi yang memang rendah, dan juga yang memegang peranan yang sangat amat penting yaitu masyarakatnya sendiri yang kurang sadar akan pentingnya menjaga lingkungan.
Jadi inget kata-kata teman kuliah saya yang tinggal di Jakarta, "jangankan sampah, lemari aja dibuang ke sungai". Bayangkan! Jelas saja daya tampung sungainya menurun karena banyaknya timbunan sampah, lumpur, bahkan lemari. Akibatnya, air sungai meluap ke jalanan, ke pemukiman warga, bahkan ke basement Plaza UOB, yang namanya juga basement pasti letaknya di bawah tanah dong.
Lantas siapa yang salah? Kalau cari-cari siapa yang salah, keburu banjir 2013 dong. Yang seharusnya ditanyakan adalah "apa yang harus dilakukan agar tidak banjir lagi?". Untuk menyelesaikan suatu masalah, tentunya kita tidak bisa hanya menyelesaikan di permukaan saja. Kita harus melihat akar dari permasalahan tersebut. Sistem drainase buruk? Saya rasa ahli tanah, ahli drainase, dan ahli-ahli terkait hal tersebut di Indonesia banyak. Ruang terbuka hijau kurang? Kalau tidak ada lahan lagi untuk menambah, setidaknya jangan terus dikurangi. Pembuat kebijakan yang berperan penting di sini. Lokasi yang memang rawan banjir? Tau Singapura? Itu negara pulau yang sangat kecil. Dikelilingi oleh lautan. Dan, saya yakin ketinggiannya tidak melebihi kota Malang. Tapi pernah dengar Singapura kebanjiran? Kalau tidak, mungkin kita bisa mencontek apa yang Singapura lakukan. Masyarakatnya tidak sadar? Nah, ini yang sulit. Kita doakan saja ya, semoga mereka segera sadar.
Sabtu, 12 Januari 2013
Why Must We Wait?
Sapa sih orang yang suka menunggu? Mila rasa kebanyakan orang tidak suka menunggu dan lebih memilih untuk ditunggu dari pada capek-capek menunggu. Buat Mila juga gitu, menunggu itu kegiatan paling wasting time. Kalo janjian dengan seseorang yang kebanyakan selalu telat, Mila bakalan datang mepet-mepet supaya tidak menunggu terlalu lama. Mungkin ini juga merupakan satu alasan kenapa Mila kadang-kadang suka nelat. Hihi.
Bicara soal menunggu, apakah menunggu ada kaitannya dengan sabar? Mungkin iya. Orang yang sabar tidak akan masalah menunggu berapa lama pun. Sedangkan orang yang tidak sabar seperti Mila, menunggu itu adalah hal yang paling menyiksa.
Mila selalu dinasihati oleh orang-orang untuk sabar. "Sedikit lagi, sabar lah", "apa salahnya sih sabar, toh nantinya akan sama saja", dan blablabla. Tapi, sekuat Apapun mereka menasihati Mila, tetap otak Mila akan menolak. Karena menurut otak Mila, kalau bisa sekarang kenapa harus nanti? Kenapa harus menyiksa diri dengan menunggu?
Kenapa tidak sekarang? Sekarang, nanti, besok, minggu depan, tahun depan, pasti ada risikonya masing-masing. Kalau 2 bulan lagi bisa, sekarang juga bisa, kenapa tidak sekarang? Kalau sekarang tidak bisa, I'm sure, 2 bulan lagi, tahun depan, pun akan ada alasan lain yang menciptakan kata "tidak bisa" lagi. So, why must we wait? Kenapa kita harus menunggu?
It's now or never.
It's all or nothing.
How do you think? Terlalu egois kah?
Selasa, 05 Juni 2012
Sierra -- You
Lagu jazz kayaknya bukan Mila banget. Tapi, gara-gara seseorang Mila jadi suka dengerin lagu jazz. Well, ngga semua. Yang terlalu "tua" Mila ngga suka. Ngantuk banget dengerinnya. Dan satu-satunya penyanyi jazz yang Mila tau lagunya adalah Sierra Soetodjo. Denger-denger, Sierra itu penyanyi jazz asal Indonesia yang ngetop di Amerika. Keren ya?You give me hope, the strenght that will to keep on.No one else can make me feel this way.Only you can bring out all the best I can do.I believe you turn the tide, and make me feel real good inside.You push me up when I'm about to give up.You're on my side when no one seems to listen.And if you go.You know the tears can help but show.You break this heart and tear apart.And suddenly the maddness starts.It's your smile, your face, your lips that I miss.Those sweet little eyes.That stares at me and make me say, "I'm with you through all the way".'Cause it's you, who fills the emptiness in me.It changes everything you see.When i know i got you with me.
Dari albumnya Sierra yang Only You, Mila suka beberapa lagu, The Only One, Fallen, Especially for You, Living on A Jet Plane, sama You. Lagu-lagunya itu lagu lama yang dulu sempat booming dan dikemas apik dengan gayanya Sierra sendiri.
![]() |
| Sierra, cantik ya? :3 (Source) |
Sierra juga beberapa kali tampil di Java Jazz Festival ataupun duet dengan Katon Bagaskara untuk beberapa lagu Kla Project. Selain itu Sierra juga sering tampil di Salihara Community ataupun dalam Pitoelas Big Band.
Album debut Sierra ini berisikan lagu-lagu pop Barat yang diaransemen secara akustik, sehingga menjadi lebih easy listening, manis dan fresh. Lagu-lagu ini sangat sesuai dengan karakter vocal Sierra yang lembut, manja dan romantis. Yang menarik adalah lagu track pertama yang berjudul ‘The Only One’, sangat mengejutkan ternyata lagu yang indah ini diciptakan oleh Adi Bing Slamet, yang sebelumnya ada di album OST film Merpati Tidak Pernah Ingkar Janji. Selain itu, lagu Something yang sebelumnya dibawakan ala rock n roll oleh Beatles, diaransemen dalam versi akustik.
Lagu-lagu andalan yang juga tidak kalah menarik untuk disimak adalah Fallen, Lately, Save the Last Dance, Especially For You, Leaving On a Jet Plane, Have I Told You Lately That I Love You dan Thank You Love. Sebagai bonus track, Sierra berduet dalam lagu ‘Especially For You’ dengan penyanyi ballad dari Philipina, Jed Madela. Album ini sangat menarik untuk dijadikan koleksi. (Source)
Kamis, 19 April 2012
Pi-el-ei-ji-ai-ei-ti-ow-er
| Picture from HERE |
Namanya, sebut saja Matahari, dia, err, menurut Mila nggak seberapa cantik, tapi mungkin menurut sebagian orang di luar sana, apalagi lelaki, dia cantik. Mila nggak seberapa deket sama dia, tapi dia suka banget tanya macem-macem sama Mila. Termasuk tentang dunia perblogan.
Awalnya, Mila nggak kepikiran apa-apa. Mila menjawab semua pertanyaan dia dengan sabar.
Tapi, anehnya, dia nanya-nanya soal blog ke Mila, bilang blog Mila bagus, tapi kok nggak kelihatan namanya di kolom Followers ya? Mila mulai bingung. Tapi, yasudahlah, mungkin dia nggak tau caranya nge-follow blog orang.
Nah, terus? Yang bikin Mila kesel apa?
Jadi, ceritanya gini, temen Mila yang namanya, sebut saja Mawar, nanya ke Mila, "Mil, Molome itu apa sih?". Nah, Mila yang saat itu lagi sibuk, cuma jawab "liat aja di disismeela.blogspot.com". Well, iya, sebenernya juga sekalian promosi blog. Terus, beberapa hari kemudian, eh, si Mawar BBM Mila, bunyinya gini, "Mil, blogmu kok mirip sama blognya si Matahari ya?".
Lo? Mila juga bingung. Terus, Mila lihat lah blognya si Matahari lewat Twitternya. Dan, jeng-jeng-jeng. Iya euy. Berasa baca blog sendiri, cuman, semua kata "Mila"nya diganti sama kata "Matahari".
Wadalah, masih usum to ternyata yang namanya plagiator? :D
Jadi inget pas jaman SMA dulu. Pas itu lagi gandrung-gandrungnya sama Friendster. *backsound lagu sedih*. Friendster itu bener-bener tempat kenangan. Karena di Friendster, Mila bisa menemukan belahan jiwa Mila, yang Mila cintai sampai detik ini. Meskipun, banyak banget cobaan buat Mila dan Dia. Hiks. *lah? jadi ngelantur*
Di Friendster dulu, Mila suka pasang-pasang HTML kode yang bisa jalan-jalan, kedap-kedip, warna-warni, gede-kecil, dll. Dan, Mila nggak mau HTML kode Mila dicuri orang lain. Jadi, di akhir comment/ testimonial Mila, selalu Mila kasih "I hate plagiators". And, it's true. Plagiat adalah sifat buruk yang paling Mila nggak bisa teroril. Ke laut aja ya, yang 2012 masih Plagiat. Sumber inspirasi banyak woy. Tapi bukan dari pikiran temen kamu.
Minggu, 12 Februari 2012
Your Life is the Best Life for the Best You
| an-average-face-girl |
Some other time, I saw someone on Facebook with hundreds pictures of her and her friends. And I got jealous again. I tried to remember friends I had. One, two, three, four, five, and blablabla. But, where are they now? They are happy with another friends of them. And I'm left here alone. Yeah, alone.
Then, I decided to move to Twitter. I saw a-happy-go-lucky-girl were getting ready to go to USA, and another lucky girl returned from her long-long-long-journey around Europe. Another jealous feeling came to my mind. Yeah, I have ever gone to another country, Malaysia and Singapore. But I went there with my family. I want to go abroad alone, not one or two days, but a month, a year, or even more.
Then I stopped "jealousing". I came back to reality. Hey, Mila! Why are you so greedy? Why do you want so many things? Don't you feel thankful for what you have here?
Have you ever felt the same way I feel right now? Yes? No? I know, sometimes you do "jealousing" too. Well, I think it's normal because we're only human. But, have you ever think that your life, right now, rich or poor, smart or dumb, beautiful or fugly, lucky or unlucky, ordinary or extraordinary, IS THE BEST LIFE FOR YOU. And all you have to do is being thankful for them all what God had given to you. Say: Alhamdulillah, and smile!
Senin, 28 November 2011
Kita Nggak Bakalan Kayak Gini Kalau Dulu Nggak Kayak Gitu
Begini, malem ini, Mila lagi pengen banget bales-balesin komen yang belum sempat Mila bales di blog kesayangan Mila ini. Semua komen dari para pengunjung yang baik hati Mila balesin satu-satu. Dari akhir hingga awal. Sampai pada tulisan jaman galau yang Mila tulis sekitar awal hingga pertengahan tahun 2010. Saat itu Mila lagi galau-galaunya karena masalah yang Mila dan Dia hadapi. Anyway, masih ingat kah kalian dengan Dia? Sudah lama sekali Mila nggak menyebut namanya di sini.
Saat itu, hubungan Mila dan Dia benar-benar seperti hampir finish. Seperti-hampir-finish, maksudnya, hubungan itu belum finish, tapi masih hampir, dan itu belum benar-benar hampir finish, tetapi hanya seperti. Mengerti apa yang Mila maksud di sini? Maaf kalo kata-kata Mila sedikit mbulet, karena Mila memang bukan pujangga. *ngeles*
Dan, sekarang, menjelang akhir tahun 2011, hubungan Mila dan Dia luar biasa lebih baik, bahkan lebih baik dari tahun 2008 saat pertama kali kami menjalin cinta. Ciyeh, bahasanya rek, menjalin cinta. Tapi beneran, detik ini Mila dan Dia bener-bener merasakan cinta pada puncaknya. Tapi jangan salah, puncaknya selalu bertambah tinggi, dan nggak ada ujungnya. Aamiin.
Well, Mila bukannya mau memamerkan kemesraan Mila di sini. Tapi Mila hanya ingin berbagi. Bukan berbagi uang atau makanan, tapi berbagi hikmah yang Mila dapat dari apa yang Mila dan Dia lalui.
Dia, benar-benar menyesali perbuatannya dahulu yang telah melukai hati Mila. Dia selalu meminta maaf kepada Mila tentang hal itu. Tapi, menurut Mila, nggak ada yang perlu dimaafkan karena nggak ada yang salah. Apa yang terjadi dulu adalah sebuah proses. Proses pembelajaran, proses pengujian, sehingga Mila dan Dia bisa menjadi seperti hari ini. Begitu pula hari ini, hari ini adalah proses untuk mencapai besok, lusa, minggu depan, bulan depan, tahun depan, dan seterusnya.
Kalau ditulis dengan bahasa gampang, kita nggak bakalan kayak gini kalau dulu nggak kayak gitu. Jadi nggak ada yang perlu disesali. Yang ada itu disyukuri. Kita juga harus bisa mengambil hikmah di balik apa yang telah kita lalui.
Buat teman-teman di luar sana yang mungkin sedang mendapat konflik dengan pasangannya, baik itu pacar atau suami/ istri. Jangan keburu emosi dulu ya. Apalagi yang cewe-cewe. Jangan sampai deh sampe kepikiran buat bunuh diri atau apapun. Itu nggak akan menyelesaikan masalah. Kalaupun kalian harus berpisah, nanti kalian pasti akan mencapai hasil. Dan hasil itu lah yang telah Tuhan rencanakan untuk kita. Rencana Tuhan pasti adalah yang terbaik untuk kita, karena Tuhan sayang sama kita.
Oh, iya, sekedar sharing, Mila kemarin mendapat sebuah quote yang bagus sekali dari sebuah film berjudul Forrest Gump. Film ini bener-bener bagus dan menginspirasi. Kapan-kapan Mila mau bikin review (atau trailer kalo mas Danu bilang :D) tentang film ini. Atau, kalau uda nggak sabar bisa dilihat di Twitter Mila. Tadi sore Mila menulis sedikit tentang film ini. Bunyi quotenya adalah seperti ini:
Aku mungkin memang bodoh, tapi aku tau apa itu cintaNggak nyambung-nyambung amat sih sama tulisan Mila kali ini, tapi quote itu bener-bener mancep di hati deh. Apalagi kalau dilontarkan oleh seorang berIQ 75. Pasti langsung hening deh seisi dunia. *lebai*
Well, karena sudah malem, kita sambung besok lagi ya teman-teman. Terimakasih sudah mampir dan membaca. Kalau mau komen atau mengkritik atau ngasih saran, boleh banget lo. :)
Love, Meela xx.
Ngeblog itu Gampang!
Buat yang nggak punya akun Blogger atau WordPress? Kamu punya akun Twitter, Tumblr, atau Plurk? Mereka bertiga itu salah tiga dari sekian banyak Microblogging yang ada di dunia maya ini. Jadi, kamu nge-twit, sama aja kamu nge-blog, tapi dalam skala mikro.
Tuh kan? Ngeblog itu gampang. Setuju kan sekarang sama Mila?
Tapi--ada tapinya nih--yang susah itu KONSISTEN dalam ngeblog. Bukan dalam ngeblog aja sih. Dalam segala hal, konsisten itu sering kali menjadi sebuah tembok penghalang. Konsisten itu erat kaitannya dengan "mood", apalagi buat orang yang "moody" kayak Mila. Biasanya kalo lagi mood, bisa sehari dua-tiga postingan, tapi begitu moodnya ilang bisa dua-tiga bulan ngga nulis. Bagi beberapa orang mungkin malas adalah alasannya. Kalo bicara soal malas sih, ayo kita menoleh kebelakang. Inget nggak tulisan Mila tentang BERPERANG MELAWAN KEMALASAN? Di sana, Mila menulis bahwa:
Dengan melakukan apa yang kita suka, maka kita tidak akan merasa jenuh atau pun malas untuk bekerja. Tapi, tidak selamanya kita melakukan apa yang kita suka, ada saatnya kita diharuskan untuk melakukan apa yang tidak kita suka. Saat itulah kita harus mulai menyukai apa yang kita lakukan. Saat kita sudah menyukai apa yang kita lakukan, maka kita bisa menjadi termotivasi. “Do what you like, like what you do”.
![]() |
| Ngeblog iku gampang kata yang punya gambar ini! Source: Here |
Jadi, ayo kita serukan bersama-sama: AKU CINTA NGEBLOG!
Love, Meela xx.
Senin, 17 Oktober 2011
Copy-Paste
| Baby luchu: Copy and Paste. Picture from Here |
Namun, kita yang terlena akan kecangihan dari Copy-Paste tak sadar bahwa Copy-Paste telah menjadi budaya di kalangan kita. Bukan hanya budaya memencet "Copy-Paste" di PC ataupun HP, tapi yang Mila maksud adalah menyalin tulisan orang lain. Syukur-syukur kalau penulis aslinya ikut dicantumkan namanya. Tapi berapa orang yang istiqomah mencantumkan nama penulis dari tulisan yang Ia salin?
Nggak munafik, kadang-kadang Mila juga lupa mencantumkan nama asli penulis yang tulisannya Mila salin, Mila juga SERING sekali memanfaatkan Ctrl+C dan Ctrl+V di PC Mila. Tapi, akhir-akhir ini Mila menyadari bahwa menyalin karya orang lain tanpa mencantumkan namanya adalah sebuah "dosa". Itu sama dengan mencuri karya orang lain, Beybeh. Memang sih, pahala dan dosa itu urusan Yang di Atas, tapi, coba deh, posisikan diri kita sebagai penulis asli dari sebuah tulisan. Kemudian, ada seseorang yang tiba-tiba menjadi terkenal karena menggunakan buah pikiran kita dalam sebuah wacana lain. Dan orang tersebut tidak mencantumkan nama kita sebagai penulis aslinya. Sakit hati? Mungkin beberapa dari kita menganggapnya biasa saja, tapi mungkin juga ada yang sakit hati. Kalau Mila sih, pasti sakit hati lah.
Sakit hatinya itu seperti anak yang kita lahirkan dicuri oleh orang lain dan dibesarkan olehnya kemudian menjadi orang terkenal. Tapi, kita yang telah mengandung selama 9 bulan dan melahirkan tanpa operasi sesar tidak dipandang apa-apa. Mila memang belum pernah ngerasain hal itu secara langsung, tapi kurang lebih Mila tau lah rasanya. Soalnya, Mila kan sering liat Sinetron. #apasihMil #mulaigeje
Kalau teman-teman bisa merasakan sakit yang sama seperti yang Mila "rasakan", ayok, mulai sekarang kita biasakan untuk tidak "mencuri" karya orang lain tanpa ijin. Dari mulai lirik lagu, quote, gambar, dan lain sebagainya. Termasuk kalau kita meminjam tugas teman kita dan menyalinnya pada pekerjaan kita, seharusnya kita menuliskan nama teman kita di Daftar Pustakanya, dong.
Gimana teman-teman? Sepakat? :D
Oke, sampai disini dulu ya tulisannya. Jujur, ini tulisan #nomention. Mila cuma ingin menulis "sesuatu" yang semoga "Alhamdulillah, yah" bisa bermanfaat bagi orang lain.
Love, Meela xx.
Selasa, 13 September 2011
Famous Bloggers I Love.
Trus, kenapa kok Mila kasih judul postingan ini "Famous Blogger I love"? Soalnya, Poconggg adalah salah satu dari beberapa Famous Blogger yang Mila suka. Dan di postingan ini Mila bakal buka-bukaan (jangan mikir macem-macem ya!) tentang blogger-blogger yang bisa bikin Mila jatuh hati dan menginspirasi Mila. Here they are...
1. Raditya Dika (Raditya Dika, dan hal absurd lainnya)
Hari gini, siapa sih yang nggak kenal Raditya Dika (Radith)? Dia ini adalah orang yang super konyol, tapi dengan kekonyolannya dia bisa menghasilkan karya-karya besar dan bisa menginspirasi banyak blogger di Indonesia. Mila tau Radith waktu SMA dulu. Sekitar tahun 2008. Mila baca bukunya Radith dan Mila nggak berenti ngakak pas baca buku itu. Mila heran, kok bisa sih ada orang sekonyol itu? Makannya apa ya?
Tapi, pas waktu itu Mila masih belum jadi blogger dan Mila juga nggak seberapa suka blogwalking. Lalu, setelah mulai aktif di Twitter, Mila "ketemu" lagi deh dengan sosok ini, dan Mila mulai suka baca-baca blognya. Sayangnya, Radith sekarang jarang banget update blog. Sekalinya update mesti isinya ada unsur "iklan"nya. Jadi Mila berpaling deh ke si Bena Kribo.
Want to know more about Radith? Klik di sini!
2. Bena Kribo (BenaBlog - Cerita Si Bena Kribo)
Kalau Bena, jujur, sebenernya Mila baru banget kenal sama blogger yang satu ini. Tapi, Mila udah jatuh cinta pada pandangan pertama sama tulisan-tulisannya. Karakteristik Bena sebenarnya nggak jauh beda dari Radith, tapi, Bena lebih sering update dan dia juga punya sesuatu yang khas, yaitu Vlogging (Video Blogging). Jujur lagi, Mila juga baru tau istilah Vlogging dari si Bena. Bena juga suka bikin video-video lucu. Ternyata bukan cuma tulisannya tapi kelakuan aslinya emang dia konyol banget.
Bena punya fansclub juga lo. Namanya Kribonisasi. Kapan ya Mila punya fansclub kayak si Bena? :3
Karena postingan terakhir Bena nyeremin, yuk pindah ke kandidat berikutnya!
3. Poconggg (Lompat. Lompat. Lompat)
Seperti yang Mila bilang di atas, Mila juga suka blognya si Poconggg. Well, sebenernya Mila sangat takut dengan pocong yang asli. Tapi, kalo poconggg mah, Mila nggak bakalan takut, secara aslinya dia ganteng dan mempunyai nama asli Arief Muhammad.
Dan sepertinya lagi, Mila nggak perlu berpanjang lebar menceritakan tentang blogger yang satu ini soalnya dianya lagi ngetrend banget sekarang. Lihat aja dari online visitorsnya, 142 bok! Tapi, ada satu hal yang nggak Mila ngerti dari dulu, kenapa dia tulis namanya dengan tiga huruf "g"? Dan itu bener-bener menjadi ikonnya.
4. Evita Nuh (♥The crème de la crop♥)
Kalau blogger yang satu ini agak berbeda dari blogger-blogger di atas yang sudah Mila sebutin. Evita ini adalah fashion blogger. Dan uniknya, dia memulai menjadi seorang fashion blogger saat dia di bangku sekolah dasar. Tapi, meskipun umurnya masih kecil, Mila salut banget sama Evita karena dia konsisten menulis di blognya dengan bahasa Inggris. Minder banget kalo liat Evita. :'(
5. Alyssa Soebandono (Alyssa Soebandono)
Sudah dari dulu kala Mila suka sama Alyssa Soebandono (Icha). Soalnya, Icha itu cantik, mannernya bagus, multi talented, dan juga pintar. Kok tau kalo pintar? Iya dong. Icha kan kuliah di Australia, dan dia berhasil dapet beasiswa dari kampusnya dan bisa kuliah di London. Keren banget kan? Pokoknya dia panutannya Mila banget deh, selain Marshanda dan Asmirandah.
Mila emang suka banget sama perempuan-perempuan cantik dan pintar seperti Icha, Chacha, dan Andah. Mila juga sering baca blog Chacha dan Andah lo. Nggak kalah bagus sama punya Icha. Mereka juga pinter banget menulis, pemikirannya cerdas dan menggambarkan perempuan yang pintar. I wanna be like them, smart, beauty, and multitalented. 8-)
Okay, sementara Mila kasih 5 dulu ya. Kapan-kapan Mila tambahin lagi kalau misalkan ada famous blogger yang Mila suka lagi.
Well, yeah, thank you for reading!
Love, Meela xx. :)
Selasa, 30 Agustus 2011
Selamat Hari Raya Idul Fitri!
Mila juga mau mengucapkan kepada seluruh umat Muslim di dunia, "SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI". Semoga kita menjadi orang yang lebih baik dari sebelumnya. Aamiin.
Ngomong-ngomong soal lebaran, kemarin sempet ada heboh-heboh masalah penentuan 1 Syawal. Mila sebenernya pengen nulis tentang ini dari kemarin-kemarin. Tapi Mila nunggu ada laptop+modem karena Mila butuh beberapa literatur, dan kalau lewat Blackberry kurang mendukung.
Jadi, ceritanya, di Indonesia, Shalat Ied dilaksanakan 2 hari berbeda, 30 Agustus untuk Muhammadiyah, jamaahnya, serta beberapa ormas lain, dan 31 Agustus untuk pemerintah, Kemenag, MUI, NU, jamaahnya, serta beberapa ormas lain juga. Kok bisa begitu? Ada apa gerangan?
Kemarin, Mila sudah membahas ini di Twitter (@disismeela). Ya, Mila mendapat respon positif dan negatif. Ada yang bilang "pagi-pagi uda ceramah", ada yang bilang "gitu aja kok diributin", dan lain-lain. Meskipun banyak juga yang meRT tweet-tweet Mila.
Muhammadiyah dari jauh-jauh hari telah mengumumkan bahwa 1 Syawal jatuh pada tanggal 30 Agustus. Mereka memang telah melakukan "perhitungan" seperti yang istiqomah mereka lakukan sejak dulu. Sedangkan pemerintah, masih belum mengumumkan, karena sidang Itsbat baru dilaksanakan ba'da Maghrib pada hari itu (29 Agustus). FYI, pemerintah, dalam konteks ini adalah Kemenag, MUI, NU, ahli meteorologi, dsb menentukan tanggal 1 Syawal bukan hanya dengan metode hisab seperti yang dilakukan oleh Muhammadiyah, tapi medote penggabungan, hisab+ru'yah. Metode hisab dilaksanakan dengan cara perhitungan sedangkan ru'yah dengan melihat "bulan baru".
Ternyata, setelah dilakukan pengamatan hilal, dari beberapa titik, hanya satu titik di Cakung yang melihat hilal, namun titik lainnya tidak. Sedang menurut perhitungan, hilal sebenarnya sudah ada namun hanya 2 derajat yang artinya tidak tampak dengan mata kepala.
Lalu, banyak yang bertanya, mengapa kita tidak mengikuti Mekkah saja? Alasannya, perbedaan waktu dan kondisi geografis. Di mana Indonesia lebih cepat 4 jam, sehingga apabila menunggu keputusan Mekkah, maka pengumuman 1 Syawal baru bisa dikabarkan pukul 23.00 WIB.
Akhirnya, Kemenag memutuskan bahwa 1 Syawal jatuh pada tanggal 31 Agustus. Namun, Muhammadiyah yang memiliki "kepercayaan" berbeda meminta ijin untuk melaksanakan Shalat Ied pada tanggal 30 Agustus dan meminta perlindungan dari pemerintah.
Sontak setelah sidang Itsbat tersebut, banyak orang kecewa. Banyak yang sudah mempersiapkan untuk berlebaran pada tanggal 30 Agustus. Opor ayam sudah terlanjur dimasak, beras sudah menjadi ketupat, baju baru sudah berteriak-teriak ingin lekas dipakai. Kemudian mulai berdatanganlah hujatan-hujatan kepada pemerintah. Ada yang tetap ikut lebaran hari Selasa, dengan alasan bermacam-macam. Dari mulai takut dosa puasa pada tanggal 1 Syawal, Rasulullah saja hanya 1 kali berpuasa selama 30 hari, sampai Mekkah saja besok lebarannya.
Well, itu hak mereka untuk memilih. Tapi Mila rasa, mereka juga harus menghargai orang lain yang memilih opsi yang berbeda dari mereka. Tidak perlu saling mengejek, mengolok, dan menyindir.
Mila geram sebenarnya melihat hal tersebut. Namun, Mila maklum, mungkin mereka masih belum mengerti saja, jadinya mereka marah.
Mila dan keluarga memilih untuk mengikuti pemerintah, karena kita sebagai umat Muslim juga diperintahkan untuk mematuhi "Ulil Amri". Tapi Mila juga nggak menyalahkan mereka yang lebaran lebih dulu. Toh kalau sudah yakin, harus segera melaksanakan Sholat Ied, kalau tidak malah akan berdosa.
Sekarang, Alhamdulillah, keributan sudah mulai mereda. Ucapan maaf sudah mulai membanjiri SMS, BBM, twitter, dan sebagainya.
Semoga keributan seperti ini tidak pernah terjadi lagi. Semoga kita semua belajar dari hal ini. Aamiin.
Selamat hari raya Idul Fitri ya Teman-teman. Semoga hari raya kali ini menyenangkan. \(´▽`)/
Love, Meela xx. (˘⌣˘)ε ˘)
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
Minggu, 21 Agustus 2011
Kutipan di Hari Kemerdekaan
Tujuh belas agustus tahun empat lima
Itulah hari kemerdekaan kita
Hari merdeka nusa dan bangsa
Hari lahirnya bangsa Indonesia
Merdeka
Sekali merdeka tetap merdeka
Selama hayat masih di kandung badan
Kita tetap setia tetap setia
Mempertahankan Indonesia
Kita tetap setia tetap setia
Membela negara kita
Tepat di tanggal 17 Ramadhan tahun ini, kita, bangsa Indonesia merayakan hari ulang tahun kemerdekaannya yang ke-66.
Yah, taun ini banyak sekali hujatan-hujatan di luar sana kepada bangsa kita tercinta ini. Bukan, bukan hujatan dari para penjajah, tapi hujatan dari anak negeri yang kecewa dengan tingkah para pemerintahnya, yang sedih dengan negerinya.
Salah mereka menghujat negerinya sendiri? Entahlah.
Mila sendiri juga sedih ngeliat peliknya masalah yang dihadapi bangsa kita. Tapi, siapa yang mau Mila salahkan? Rasanya tak pantas menyalahkan orang lain bila kita sendiri juga tidak lebih baik dari orang yang kita salahkan.
Buat apalah tenaga kita dibuang-buang untuk menghujat tanah air kita, Pemuda. Ayo kita sama-sama singsingkan lengan baju kita.
Bangun pemudi pemuda Indonesia
Tangan bajumu singsingkan untuk negara
Masa yang akan datang kewajibanmu lah
Menjadi tanggunganmu terhadap nusa
Menjadi tanggunganmu terhadap nusa
Jangan lah terus menyalahkan orang lain. Apa lagi menghina bangsa kita sendiri. Kebiasaan "orang kita" yang senang sekali mengeneralisasikan suatu masalah. Entah lah istilah yang Mila pilih benar atau tidak. Maksud Mila adalah, ketika di negara kita ada beberapa korupsi, langsung "orang kita" ramai-ramai membicarakan dan menjelek-jelekkan negara kita, buka si koruptornya. Lalu saat FPI menyerang warung yang buka saat bulan Ramadhan, langsung "orang kita" mencaci maki FPI beserta Islamnya. Ups, maaf OOT. Mila cuma mengambil contoh yang sedang marak saja.
Entah sapa yang pikirannya dangkal. Sedih.
gimana negara kita mau dihargai negara tetangga kalo kita sendiri nggak menghargai negara kita?
masih belum bisa mengharumkan nama bangsa? seenggaknya nggak usah jelek-jelekin bangsa sendiri dong ya.. :)
Well, Mila nulis postingan ini nggak ada maksud apa-apa. Kalau pun ada, Mila nggak maksud buruk. Sumpah. Mila cuma beropini. Mila hanya menyalurkan unek-unek Mila. Meskipun agak sedikit terlambat. :Dv
Akhir kata, Mila ingin mengucapkan, DIRGAHAYU INDONESIAKU!
Love, Meela xx.
Kamis, 11 Agustus 2011
Jangan Berpacaran Lebih dari 4 Tahun?
Ngomong-ngomong soal Kaskus, tempo hari, waktu Mila lagi suntuk banget di rumah, Mila iseng buka Kaskus, "sapa tau bisa nemu jokes yang bisa bikin suntuk ilang", pikir Mila. Niatnya cuma sebentar, tapi ternyata kecantol cukup lama, dan akhirnya Mila menemukan sebuah artikel yang berjudul JANGAN PACARAN LEBIH DARI 4 TAHUN, BAHAYAAA GAN!!!. Hah? Serius? Kenapa emangnya? Aduh, gawat nih, usia hubungan Mila dan si Dia sudah masuk 3 tahun, dan berarti sisa 1 tahun lagi dong? Hiks. #sedih #nangis
Katanya, hormon cinta itu hanya bisa bertahan 4 tahun, dan sisanya hanyalah dorongan seks.
Sebuah hubungan pasti akan menemui titik jenuh. Bukan hanya karena faktor bosan semata, tapi karena kandungan zat kimia di otak yang mengaktifkan rasa cinta itu sudah habis. Peneliti menemukan jika sudah lewat 4 tahun yang tersisa hanya dorongan seks, bukan cinta yang murni lagi.
Hal itu diungkapkan oleh peneliti dari Researchers at National Autonomous University of Mexico. Menurut peneliti disana, rasa tergila-gila dan cinta pada seseorang tidak akan bertahan lebih dari 4 tahun.
“Tidak ada cinta yang benar-benar murni setelah 4 tahun,” ujar seorang peneliti seperti dikutip dari Geniusbeauty, Rabu (9/12/2009).
Rasa tergila-gila yang muncul pada awal-awal jatuh cinta disebabkan oleh aktivasi dan pengeluaran komponen kimia spesifik di otak, berupa hormon dopamin, endorfin, feromon, oxytocin, neuropinephrine yang membuat seseorang merasa bahagia, berbunga-bunga dan berseri-seri.
Hormon-hormon itu sangat baik untuk tubuh dan mempengaruhi kesehatan seseorang karena bisa membuat aliran darah lebih lancar, denyut jantung lebih stabil, rileks dan perasaan lebih bergairah dan bersemangat. Namun masalahnya efek hormon-hormon itu tidak akan abadi dan akan berkurang seiring berjalannya waktu.
“Bahkan cinta yang sangat dalam sekalipun akan kehabisan efek itu ketika sudah berjalan lebih dari 4 tahun. Hal itu dikarenakan tubuh sudah kebal terhadap semua efek hormon tersebut. Jika sudah begitu, rasa cinta akan cenderung berubah menjadi ketergantungan emosi dan seksual,” jelas peneliti dari Meksiko.
Peneliti telah melakukan survei skala besar terhadap orang-orang yang jatuh cinta dan menemukan fakta bahwa cinta adalah obsesi. Ketika terobsesi pada seseorang, apapun caranya akan diperjuangkan, bahkan rela tidak tidur dan tidak makan hanya gara-gara memikirkan orang yang dicintainya. Tapi setelah mendapatkannya, perlahan rasa itu akan hilang.
Untuk itu, bersiap-siaplah terhadap segala kemungkinan terburuk dari sebuah hubungan setelah melewati masa 4 tahun. Hindari rutinitas yang membosankan dan cari variasi dalam setiap kegiatan bersama agar tidak dilanda stres. Coba ingat-ingat lagi, apa yang membuat Anda jatuh cinta padanya dulu, lalu hayati lagi perasaan itu.
Well, yeah, Mila agak nggak setuju dengan beberapa pendapat yang TS berikan, yang pertama, perasaan cinta disamakan dengan perasaan tergila-gila, dan kedua, cinta disamakan dengan obsesi. Mila sendiri juga masih belum mengetahui apa makna cinta yang sebenarnya, Mila juga kadang nggak yakin bahwa Mila sudah pernah merasakan cinta atau belum, karena batasan antara cinta, suka, dan sayang yang tidak jelas. Tapi, Mila nggak setuju kalau cinta disamakan dengan rasa tergila-gila. Cinta itu indah, cinta itu baik, sebaliknya, rasa tergila-gila memiliki kata dasar gila yang artinya kurang baik. Cinta tidak sama dengan obsesi. Mengapa?
Dulu, pernah ada seorang wanita yang "dekat" dengan orang yang Mila cintai, dan dengan entengnya wanita tersebut mengatakan bahwa Mila tidak mencintai orang yang Mila cintai, tapi Mila hanya terobsesi padanya. Memang siapa dia yang dengan mudahnya menilai apa yang tidak bisa dia lihat? Dia juga nggak pernah tau apa aja yang sudah Mila lewati sebelum bersama orang yang Mila cintai dan selama bersama orang yang Mila cintai. Cinta nggak bisa dinilai pada satu waktu dan pada satu tempat. Cinta itu proses.
Kembali ke masalah cinta yang hanya bertahan 4 tahun. Sempat ada perasaan takut di hati Mila. Bukan, Mila bukan takut nggak mencintai Dia lagi, tapi Mila takut Dia benar-benar kehilangan cintanya pada Mila. Well, sebenarnya hal itu sudah pernah terjadi beberapa waktu silam dan menyebabkan hubungan Mila dan Dia menjadi hanya bertitel "teman".
Mila sempat mendiskusikan hal ini dengan Hilda, sahabat Mila. Dan, Hilda membenarkan hal ini. Hilda yang sudah menikah menjadi takut karena banyak sekali cerita suami dan istri yang mulai sering bertengkar setelah tahun ke-4 pernikahan mereka. Memang seram. Tapi menurut Mila, bukan cinta yang mengendalikan kita, tapi sebaliknya, we're the boss. Dan ingat lah, kita masih punya Tuhan, yang apabila Ia berkehendak, maka apa pun bisa terjadi.
Jadi, Mila tetep setuju bahwa REAL LOVE HAS NO ENDING. Tapi, tetep dengan izin Tuhan. :)
Minggu, 17 Juli 2011
My Men!
Okay, focus at the bolded boys; Pedrosa, Archie, and Shane! Don't you think they look a bit alike?


Waktu Mila SMP, Mila suka banget nonton MotoGP, dan dari awal Mila nonton MotoGP sampai sekarang, rider yang Mila paling suka adalah Pedrosa. Well, meskipun lebih banyak orang yang njagoin Rossi, tapi Mila tetep pilih Pedrosa. Bukan hanya karena dia Ganteng, tapi juga karena cara menyetirnya yang tenang. Mila bener-bener jatuh cinta sama Pedrosa.
Saat SMP juga Mila sangat suka dengan Westlife. Sampai-sampai Mila hafal hampir semua lagu-lagu Westlife. Sebenarnya, dari kelima (waktu itu Westlife masih berlima) anggota Westlife, Mila paling suka sama Nicky. Soalnya Nicky punya mata yang tajem tapi menenangkan. Kedua, Mila suka sama Mark. Mark bibirnya bagus banget. Ketiga, baru Mila suka sama Shane. Shane itu yang paling pendek diantara anak-anak Westlife lainnya. Tapi, Shane juga yang paling imut.

Waktu kelas 1 SMA, Mila lagi suka banget nonton American Idol. Waktu masih audisi, sebenernya Mila njagoin Josiah Leming. Tapi sayang, dia nggak lolos. Terus, Setelah liat Archie, Mila langsung jatuh cinta setengah mati. Selain karena mukanya yang baby face, juga karena suaranya yang bikin meleleh. Setiap Archie perform pasti semua cewe-cewe pada teriak-teriak. Meskipun pada akhirnya dia cuma jadi runner-up (yang juara adalah David Cook), tapi menurut Mila, karirnya setelah lulus dari AI lebih cemerlang dari David Cook.
Kemarin tepat waktu Malam Nisfu Sya'ban, Archie lagi dateng ke Indonesia dan tampil di POND's Teens Concert. Mila nggak nonton tapi. Nggak (bakal) diijinin sama orang tua Mila soalnya. Mila cuma bisa "nonton" Archie dari jauh, dari twit-twit dan status-statusnya temen-temen. Sedih banget.
Sedihnya lagi, tanggal 5 Oktober nanti ternyata Westlife juga mau ke Indonesia (baca Jakarta) dalam rangka Gravity Tour. Dan nggak usah ditanyak harga tiketnya pasti mahal banget dan konsernya pasti malem-malem. Artinya, Mila juga bakalan sirik sama cewe-cewe yang bisa ngeliat Westlife secara live.
Tapi senengnya, hari ini Pedrosa akhirnya juara motoGP Jerman! Dan ini adalah kemenangan kelimanya di sirkuit tersebut. Mila seneng banget malem ini.
Ngomong-ngomong soal Pedrosa, Archie, dan Shane, entah kenapa Mila merasa ketiga cowok tersebut memiliki sesuatu yang mirip. Entah itu "cute"nya, atau "baby face"nya, atau "ganteng"nya, atau apanya. Yang pasti kalo Mila bayangin salah satu dari mereka langsung bayangan dari dua lainnya muncul. Sepertinya sih yang paling mirip itu ketiga-tiganya punya senyum yang manis.
Kalo di Indonesia sendiri, ada artis Indonesia yang mirip banget sama Pedrosa. Sapa lagi kalau bukan Steve Imanuel yang udah masuk Islam dan mengganti namanya dengan Yusuf.
Tapi, Mila nggak begitu suka sama Steve. Soalnya Mila menilai orang kan nggak dari tampangnya aja. Tapi juga dari kepribadiannya. Steve ini bisa dibilang agak nakal orangnya. Tapi Alhamdulillah katanya dia sudah berubah.
Yeah, they all have a sweet smile! That's why I love them. <3 <3 <3
Sabtu, 16 Juli 2011
Malam Nisfu Syaban
Malam ini adalah "MALAM NISFU SYA'BAN" (tutup buku amal dan baik)
Jadi sebelum ditutup, maafkan segala kesalahan dan dosaku ya kawan.
Terselip khilaf dalam canda, tergoles luka dalam tawa, terbelit pilu dalam tingkah, tersinggung rasa dalam bicara. Semoga kita tetap dalam satu jembatan, satu doa dan satu tujuan. dalam menuju RIDHO dan MAGFIRAH ALLAH SWT.
Rasullah bersabda, barang siapa yang saling mengingatkan tentang kedatangan bulan ini, maka api neraka haram baginya. Amin.
Begitu lah salah satu SMS yang Mila terima dari salah satu teman Mila. SMS serupa juga tiba-tiba berdatangan ke handphone Mila. Selain di SMS, hal serupa juga terjadi di jejaring sosial dan di BBM. Semua seakan berloma-lomba meminta maaf akan segala kesalahannya. Semua seakan percaya bahwa api neraka telah haram baginya.
Mila nggak tau siapa orang pertama yang membuat SMS berantai tersebut. Dari struktur tulisannya sangat banyak kesalahan. Juga banyak sekali kata-kata yang mengandung makna tidak jelas, seperti "tutup buku amal dan baik", mungkin maksud sang penulis adalah "tutup buku amal buruk dan baik".
Satu hal yang terbesit dalam pikiran Mila, "kemana orang-orang selama 20 tahun silam, kenapa baru tahun 2011 ini mereka "menghebohkan" hal ini?".
Nggak lama setelah itu, Mila melihat twit dari seorang teman di Twitter. He said:
1# Istilah "Tutup Buku Amal" itu maksudnya gmn? Menurut pengetahuan saya yg pas-pasan, buku amal ditutup saat sseorang tlh mninggal,..
2# ..kecuali 3 (tiga) hal: 1) amal jariyah. 2) ilmu brmnfaat. 3) doa anak soleh.
Mila setuju banget sama pendapat Agan yang satu ini. Tapi, Mila nggak berani komentar yang macem-macem dulu tentang hal ini. Mila juga masih belajar. Kalau Mila tau sesuatu pasti Mila sebarkan ke teman-teman. :)
Setelah membaca twit dari Agan itu, Mila sholat Isya, dan setelah sholat Isya, Mila menyempatkan diri menanyakan pada Ayah tentang Malam Nisfu Sya'ban. Ayah bilang:
Pada saat Malam Nisfu Sya'ban, semua amalan kita selama setahun diangkat ke Arsy.
Anyway, setelah kejadian SMS dan BBM attack tersebut, Mila sempat update status Facebook sebanyak dua kali tentang Malam Nisfu Sya'ban. Well, many people like my status, i don't know why. Tetapi, tiba-tiba ada Agan lain yang memberi komentar sedikit "pedas", berikut adalah percakapan Mila dengan Agan tersebut:
Tiyo Dani (TD: solat Nisfu Sa'Ban...?? Apakah Ada Contoh Dari rOSULULLLAH s.a.w....???
Me: I don't know. Aku juga baru denger. Ehe.
TD: Imam Al Ghazali rahimahullah mengatakan: "shalat-shalat ini sangat masyhur dikalangan mutaakhirin penganut aliran sufi yang saya tidak tahu bahwa shalat maupun doa-doanya berdasarkan dalil yang shahih, akan tetapi itu semua tidak lain adalah bid'ah. Sahabatsahabat kami telah membenci untuk berkumpul-kumpul pada malam nisfu sya'ban baik dimasjid maupun ditempat lainnya".
TD:Imam Nawawi rahimahullah berkata: "shalat rajab (raghaib) dan shalat nisfu sya'ban
adalah merupakan dua bid'ah yang mungkar serta sangat buruk".
Me: Wah, dpt dr mana itu mas? Mau linknya dong. :)
TD: iya Q juga baru tahu.....
TD: bentuk Filenya Pdf....
(Tiba-tiba Agan tersebut mengirimkan filenya ke email Mila, kalau ada yang mau filenya, email me please, I'll forward it to you. ;))
Me: Wah, makasih banget ya uda dikirimin pdfnya. :)
TD: OK... sama"... Semoga Bermanfaat... :-)
Mila juga nggak mau komentar banyak tentang hal ini, soalnya Mila juga belum baca semua dan Mila belum membandingkan dengan sumber lainnya, Mila juga belum diskusi sama Ayah.
Satu lagi, adek tingkat Mila yang namanya Nindya (Echa) juga menuliskan sesuatu tentang Malam Nisfu Sya'ban di statusnya,
“Man Ahdatsa fii amriina haadza maa laisa minhu fahuwa roddun” (Barangsiapa berbuat sesuatu yg baru dalam urusan ku ini (agama) yg tidak ada
perintahnya maka akan tertolak). Mari belajar, silakan search ttg keshahihan perayaan Malam Nisyfhu sya'ban, di YUFID.COM
Tapi, pas Mila cek TKP, situsnya agak membingungkan, jadi, next time akan Mila bagi infonya. Kalau nggak sempat di Blog, Mila akan share di Facebook atau Twitter.
Well, dibalik perbedaan pendapat tentang Malam Nisfu Sya'ban ini, Mila mau mengingatkan bahwa Ramadhan is coming closer. Be ready, guys! And, at last but not least, I wanna say: Mohon maaf lahir dan batin ya.
P.S: Sebenarnya juga ada perbedaan pendapat tentang jatuhnya Malam Nisfu Sya'ban, atau tanggal 15 Sya'ban. Ada yang mengatakan kemarin (15 Juli) ada yang bilang hari ini (16 Juli). But, it doesn't matter. Allah nggak menilai amalan kita hanya pada saat Malam Nisfu Sya'ban, tetapi seluruh amalan kita selama satu tahun. Kalau pun ternyata amalan kita sudah diangkat ke Arsy, amalan kita hari ini akan masuk dalam catatan untuk taun berikutnya. :)
Love, Meela xx.
Rabu, 15 Juni 2011
Teman Adalah (Titik Titik)
Definisi-definisi "teman" yang ditulis oleh sang Penulis blog tersebut akan Mila share di sini, here they are!
Teman adalah seseorang yang mau menunjukkan di mana letak kesalahanku, bukan seseorang yang membicarakanku di belakang dan membiarkanku tetap dengan kesalahan yang ku buat tanpa tahu apa yang salah.
Teman adalah seseorang yang tidak menumbuhkan perasaan negatif dalam hati dan pikiranku.
Teman adalah seseorang yang menegurku manakala aku membicarakan orang lain.
Teman adalah seseorang yang tidak membiarkanku menghabiskan waktu dengan sia-sia untuk sekedar mengobrol tanpa makna.
Teman adalah yang seseorang tidak pernah berbicara kasar dan mempengaruhiku untuk ikut bicara kasar.
Teman adalah seseorang yang ingin aku menjadi lebih baik.
Teman adalah seseorang yang membuatku berpikir positif dan tidak berprasangka buruk
Kemudian, sang Penulis menambahkan satu definisi tentang teman sebagai penutup.
teman adalah manusia biasa yang tak lepas dari salah dan lupa.
Maka, teman yang baik adalah teman yang mau berbesar hati meminta maaf jika salah dan memaafkan kesalahan teman yang berbuat salah.
Milajugamenemukan satu definisi "teman" yang cukup bagus menurut Mila yang berasal dari blog ini.
Teman itu berarti seseorang di luar diri kita yang mengenal kita dan berkenan berbicara dengan kita. Dia bisa siapa saja. Bisa orang tua kita, bisa tetangga, bisa rekan kantor, atau saudara kita sendiri. Teman adalah orang yang tidak membuat kita merasa buruk juga tidak membuat kita menjadi buruk.
Bahkan Mila juga menemukan sebuah puisi dengan judul yang sama persis dengan judul tulisan Mila ini, "Teman Adalah...".
Teman adalah seseorang yang menyukaimu,
seseorang dengan siapa kamu dapat menjadi diri sendiri,
seseorang yang menghargai kebaikan2mu,
tidak keberatan dengan kekuranganmu,
dan melihat kelebihan2 dalam dirimu,
Dengan seorang teman kau dapat berbagi tawa,
berbagi rahasia,
bertukar pikiran,
berbagi kesuksesan maupun kekecewaan,
dan macam2 persoalan besar maupun kecil,
Seorang teman adalah seseorang yang dapat memahami perasaanmu tanpa kamu ucapkan,
seseorang yang dekat denganmu dan selalu memaafkanmu,
seseorang yang selalu membesarkan hati dan tidak pernah membuatmu merasa kecil,
Teman adalah,
seseorang yang membuatmu merasa bahwa dunia ini indah.
Teman adalah teman, tanpa teman hidup adalah sepi.- Itik Bali
Sedangkan buat Mila, teman adalah seseorang yang selalu ada saat suka mau pun duka. Bukan hanya saat "ada maunya", saat "tak ada maunya"pun teman selalu ada.
Teman, di mana kah kamu?
Minggu, 05 Juni 2011
That Haughty Girls
No need to be you, you, or you!
I'm what I'm.
I'm beautiful no matter what.
I'm beautiful in my own way.
That's my last status on Facebook. You know why I shouted that kind of status? It's because I'm getting sick with all the girls on Facebook that likes to boast about theirself. Yes, I like confident people. But, not the one who's too overbearing just like them.
Really funny when I opened my home, then I saw those two haughty girls who's busy on boasting about things that is not really important. First, I thought they are a nice girl. They are smart, beautiful, extraordinary, knowledgeable, and they are multitalented (I thought). But, when I saw their misbehavior, all my good thoughts disappear.
They think they are the only one who's "THE MOST" in this world. They don't appreciate one another, and they don't appreciate others.
Huff, honestly, I don't like to talk behind someone. I don't like to vilify others. I better stop this before I go too far. :)
But, anyway, thank you for visiting my blog.
Have a nice day, people!
Love ya!
Meela xx.
Kamis, 19 Mei 2011
Don't EVER Judge a Book (or Anything) only by Its Cover!
I don't want to make you all waiting too long for my posts, so I really really trying to update my blog whenever I'm free from my tasks. :)
As written on the title, I’m gonna write a post about a proverb, “don’t judge a book by its cover".
Yap, every-single-of-you must had ever read or listened this quote, "don't judge a book by its cover". It's one of a famous quote in this universe. But, in this case, I change it to be longer than it used to be, "don't EVER judge a book (or anything) only by its cover". Why? Some of you might ask this kind of question. And, this post will answer your question (based on my opinion).
If you judge a book by its cover, it means you're gambling about the contain of that book. Yes, if you're some of them who call theirself with "entrepreneur", risk is what you always have to face. But, in reading a book (or buying a book), you shouldn't call yourself with it. I'm sure that most of you don't really like a boring book. Me too. I prefer buy an ice cream than buy an awful-boring-though-it's-cheap-book. So, if you don't want to regret your money, don't judge a book (only) by its cover when you want to buy one. Knowing the author and reading the synopsis could really help you to not regret it. If finally you found that the book you bought is not as good as you wish, at least, the prise is not only for the cover, but also for the author and the synopsis. But, a book with a good synopsis usually has a good content, too. One more thing that can help you to choose a book is "testimonials" from the readers or suggestion from other people. If you still have a bad one, blame them as much as you want! :D
Ok, that was my opinion. Then, why I put "or anything" in that quote? It's because, this quote is not only a qoute. It's some kind of proverb, or in Bahasa, we call it "peribahasa". Proverbs have another meaning behind itself. This proverb, "don't judge a book by its cover", has a meaning that don't judge people by their clothes or their face (and make up). But, judge them by their heart, their attitude, and their bla bla bla. There're so many things that should be judged, not only their appearance.
Beauty and style, in some cases, can be an important thing. But, they are not the only thing that must be judged. There're so many girls with beautiful face out there, but, the one with a beautiful heart is rarely found. Which one do you choose, boy?
This doesn't mean that I don't have a beautiful face. I'm beautiful! Really! I'm beautiful, but in my own way, not yours nor their way!
Every girls in this world is beautiful, morever when they are smiling. :)
Love,
Meela xx
P.S.: I tried to do by best.
Senin, 04 April 2011
Bergeje di Awal April
Ternyata, selama Mila meninggalkan blog ini ada beberapa (baca: dua) komen yang masuk. Alhamdulillah. Dan ternyata di dunia nyata juga banyak banget orang yang tiba-tiba ngaku "aku suka baca blogmu lo, Mil". Wah! Ada perasaan bangga di hati Mila. Ternyata blog yang nggak jelas kayak gini ada juga yang mbaca. Dan yang mbaca-Alhamdulillah-masih mau balik lagi ke blog Mila ini, meskipun mereka nggak meninggalkan komen di sini.
Oke, sekarang ayo kita flashback ke setahun yang lalu. Setahun yang lalu, Mila juga pas lagi semangat-semangatnya nulis di blog, dan tepat di bulan April, Mila menulis tentang April dan kejadian-kejadian yang pernah terjadi di bulan tersebut. Sebelumnya, Mila kepikiran buat menulis hal yang sama, tapi sayangnya, semuanya sudah Mila kupas habis tahun lalu, jadi Mila memutuskan untuk menulis hal yang lain (dan sampai detik ini, Mila masih belum tau mau nulis apa, ini tangannya ngetik sendiri soalnya).
Oh, iya, awal bulan April ini banyak banget yang nikah lo. Dari mulai Marshanda sama Ben, terus Mbak Loh-nya Uti sama Suaminya, dan satu lagi kenalan Mila di Facebook juga ada yang menikah. Wah, Mila jadi pengen Menikah (dari dulu juga Mila pengen menikah kali). Tapi sama sapa ya enaknya? Orang yang Mila pengen jadi suami Mila nggak mau menikah sama Mila sih. Hiks. Tuh kan, jadi curcol. Yasudah jangan ngomongin yang memancing untuk curcol deh ya. Ayo kita ngomongin yang lain.
Anyway, semester ini Mila jadi sering banget ngerjain tugas dengan sistem kebut semalam (SKS). Penurunan banget dari semester sebelumnya. Tapi mau bagaimana lagi, emang tugasnya sangat banyak sekali dan kemalasan Mila sepertinya kadarnya semakin bertambah. Mungkin karena terlalu banyak beban, otomatis jadi makin males (teori dari mana sih ini?).
Aduh, maaf ya teman-teman, karena udah lama banget nggak nulis, tulisan Mila jadi tambah nggak jelas dan ngalor-ngidul nggak tau arah. Eh, sepertinya emang dari dulu kala tulisan Mila nggak jelas dan nggak tentu arahnya deh. Tapi kadarnya sekarang bertambah ribuan kali lipat. Oke, mungkin next post bisa lebih baik lagi.
Jadi, begitulah teman-teman, intinya Mila cuman pengen ngasih tau kalo sekarang Mila lagi sibuk banget, dan otak Mila jadi terbagi-bagi antar tugas satu dengan tugas yang lain, akibatnya mood Mila jadi menurun dan kemalasan langsung melanda hidup Mila. Mila nggak tau ini teori dari mana, tapi ini adalah analisis Mila sendiri. I need a mood booster. I need to refresh my mind, my heart, and my life.
Nah, pelajaran apa yang bisa didapat dari tulisan nggak jelas ini? Mungkin pelajarannya adalah: JANGAN BIARKAN TUGAS MENGENDALIKANMU, KENDALIKANLAH MEREKA! :D
Love, Meela xx.
Selasa, 22 Maret 2011
Okay, Okay, I'm Writing (Again)
This is my second post for today, and must be my last post for today. Initially I only intended to make one post for today, but-I don't know why-my heart was intrigued to write one post more. Actually the main reason why I write this post is because of the cbox (or what, I don't know what he is) on the left side of this blog. Usually, to get one message in that cbox, I have to write some posts in advance and have to wait several days. But, after I wrote some posts in English, less than 24 hours, I have 2 messages in my cbox (Well, 1 message is from my friend who I mentioned earlier). I conclude that English actually has "power" in this world, including in cyberspace.
No wonder English has "power" in the world, Wikipedia says, more than 100 countries around the world use it in daily life. English is also the first language in the United States, Antigua and Barbuda, Australia, Bahamas, Barbados, Bermuda, Great Britain, Guyana, Jamaica, Saint Kitts and Nevis, New Zealand and Trinidad and Tobago. In addition, English is also one of the official languages in international organizations such as the United Nations and the International Olympic Committee, as well as the official language in many countries, such as in South Africa, Belize, Philippines, Hong Kong, Ireland, Canada, Nigeria, Singapore , and others.
Okay, If you want to know more about English, please go Googling and enter the key words "English". Or, you can go to Wikipedia.org and enter the same key words.
As I said on my older post, English is cool and writing in English is so much more cool. But, in my opinion, There is nothing more cool than Indonesia and Bahasa Indonesia. I really proud to be an Indonesian, and I more more more proud to write a post in Bahasa Indonesia.
However, I must improve my very-bad-English. Therefore, I'll write some posts in English, and several others in Bahasa Indonesia. Hopefully, you guys like what I write here. And my post could be useful for many people out there. Amen.
Love, Meela xx.






