Tampilkan postingan dengan label Nasihat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasihat. Tampilkan semua postingan

Minggu, 12 Februari 2012

Your Life is the Best Life for the Best You

Sometimes, when I watched TV, and I saw beautiful-cool-blablabla-and-look-happy-celebrities, I felt jealous. I went to the mirror and saw an-average-face-girl with glasses and flaws that looked not happy at all. And something inside my mind said "I want to be like them".
an-average-face-girl
Another time, I went to the mall, and I saw a happy and romantic couple. The girl held the boy's hand. Really close, warm, and making me jealous too. I remembered my boy, ups, I mean my man. He's so much better than her boy. Our love is so much stronger than theirs. But, our way is not easy. And we have to be separated when we just realize that we love each other too much.

Some other time, I saw someone on Facebook with hundreds pictures of her and her friends. And I got jealous again. I tried to remember friends I had. One, two, three, four, five, and blablabla. But, where are they now? They are happy with another friends of them. And I'm left here alone. Yeah, alone.

Then, I decided to move to Twitter. I saw a-happy-go-lucky-girl were getting ready to go to USA, and another lucky girl returned from her long-long-long-journey around Europe. Another jealous feeling came to my mind. Yeah, I have ever gone to another country, Malaysia and Singapore. But I went there with my family. I want to go abroad alone, not one or two days, but a month, a year, or even more.

Then I stopped "jealousing". I came back to reality. Hey, Mila! Why are you so greedy? Why do you want so many things? Don't you feel thankful for what you have here?

Have you ever felt the same way I feel right now? Yes? No? I know, sometimes you do "jealousing" too. Well, I think it's normal because we're only human. But, have you ever think that your life, right now, rich or poor, smart or dumb, beautiful or fugly, lucky or unlucky, ordinary or extraordinary, IS THE BEST LIFE FOR YOU. And all you have to do is being thankful for them all what God had given to you. Say: Alhamdulillah, and smile!

Senin, 28 November 2011

Kita Nggak Bakalan Kayak Gini Kalau Dulu Nggak Kayak Gitu

Pusing nggak baca judul tulisan ini? Jangn pusing dulu, karena tulisan ini benar-benar akan mancep di hati anda.

Begini, malem ini, Mila lagi pengen banget bales-balesin komen yang belum sempat Mila bales di blog kesayangan Mila ini. Semua komen dari para pengunjung yang baik hati Mila balesin satu-satu. Dari akhir hingga awal. Sampai pada tulisan jaman galau yang Mila tulis sekitar awal hingga pertengahan tahun 2010. Saat itu Mila lagi galau-galaunya karena masalah yang Mila dan Dia hadapi. Anyway, masih ingat kah kalian dengan Dia? Sudah lama sekali Mila nggak menyebut namanya di sini.

Saat itu, hubungan Mila dan Dia benar-benar seperti hampir finish. Seperti-hampir-finish, maksudnya, hubungan itu belum finish, tapi masih hampir, dan itu belum benar-benar hampir finish, tetapi hanya seperti. Mengerti apa yang Mila maksud di sini? Maaf kalo kata-kata Mila sedikit mbulet, karena Mila memang bukan pujangga. *ngeles*

Dan, sekarang, menjelang akhir tahun 2011, hubungan Mila dan Dia luar biasa lebih baik, bahkan lebih baik dari tahun 2008 saat pertama kali kami menjalin cinta. Ciyeh, bahasanya rek, menjalin cinta. Tapi beneran, detik ini Mila dan Dia bener-bener merasakan cinta pada puncaknya. Tapi jangan salah, puncaknya selalu bertambah tinggi, dan nggak ada ujungnya. Aamiin.

Well, Mila bukannya mau memamerkan kemesraan Mila di sini. Tapi Mila hanya ingin berbagi. Bukan berbagi uang atau makanan, tapi berbagi hikmah yang Mila dapat dari apa yang Mila dan Dia lalui.

Dia, benar-benar menyesali perbuatannya dahulu yang telah melukai hati Mila. Dia selalu meminta maaf kepada Mila tentang hal itu. Tapi, menurut Mila, nggak ada yang perlu dimaafkan karena nggak ada yang salah. Apa yang terjadi dulu adalah sebuah proses. Proses pembelajaran, proses pengujian, sehingga Mila dan Dia bisa menjadi seperti hari ini. Begitu pula hari ini, hari ini adalah proses untuk mencapai besok, lusa, minggu depan, bulan depan, tahun depan, dan seterusnya.

Kalau ditulis dengan bahasa gampang, kita nggak bakalan kayak gini kalau dulu nggak kayak gitu. Jadi nggak ada yang perlu disesali. Yang ada itu disyukuri. Kita juga harus bisa mengambil hikmah di balik apa yang telah kita lalui.

Buat teman-teman di luar sana yang mungkin sedang mendapat konflik dengan pasangannya, baik itu pacar atau suami/ istri. Jangan keburu emosi dulu ya. Apalagi yang cewe-cewe. Jangan sampai deh sampe kepikiran buat bunuh diri atau apapun. Itu nggak akan menyelesaikan masalah. Kalaupun kalian harus berpisah, nanti kalian pasti akan mencapai hasil. Dan hasil itu lah yang telah Tuhan rencanakan untuk kita. Rencana Tuhan pasti adalah yang terbaik untuk kita, karena Tuhan sayang sama kita.

Oh, iya, sekedar sharing, Mila kemarin mendapat sebuah quote yang bagus sekali dari sebuah film berjudul Forrest Gump. Film ini bener-bener bagus dan menginspirasi. Kapan-kapan Mila mau bikin review (atau trailer kalo mas Danu bilang :D) tentang film ini. Atau, kalau uda nggak sabar bisa dilihat di Twitter Mila. Tadi sore Mila menulis sedikit tentang film ini. Bunyi quotenya adalah seperti ini:
Aku mungkin memang bodoh, tapi aku tau apa itu cinta
Nggak nyambung-nyambung amat sih sama tulisan Mila kali ini, tapi quote itu bener-bener mancep di hati deh. Apalagi kalau dilontarkan oleh seorang berIQ 75. Pasti langsung hening deh seisi dunia. *lebai*

Well, karena sudah malem, kita sambung besok lagi ya teman-teman. Terimakasih sudah mampir dan membaca. Kalau mau komen atau mengkritik atau ngasih saran, boleh banget lo. :)

Love, Meela xx.

Senin, 17 Oktober 2011

Copy-Paste

Copy-Paste adalah sebuah penemuan yang sangat membantu umat manusia. Ia memudahkan kita dalam mengerjakan tugas, membuat makalah, menulis artikel, bahkan mengupdate status Facebook. Copy, yang artinya menyalin, dan Paste, yang artinya menempel sudah menjadi hal yang lazim dilakukan. Siapa yang tidak pernah meng-Copy-Paste? Berani taruhan, hampir semua orang pernah melakukannya.

Baby luchu: Copy and Paste. Picture from Here

Namun, kita yang terlena akan kecangihan dari Copy-Paste tak sadar bahwa Copy-Paste telah menjadi budaya di kalangan kita. Bukan hanya budaya memencet "Copy-Paste" di PC ataupun HP, tapi yang Mila maksud adalah menyalin tulisan orang lain. Syukur-syukur kalau penulis aslinya ikut dicantumkan namanya. Tapi berapa orang yang istiqomah mencantumkan nama penulis dari tulisan yang Ia salin?

Nggak munafik, kadang-kadang Mila juga lupa mencantumkan nama asli penulis yang tulisannya Mila salin, Mila juga SERING sekali memanfaatkan Ctrl+C dan Ctrl+V di PC Mila. Tapi, akhir-akhir ini Mila menyadari bahwa menyalin karya orang lain tanpa mencantumkan namanya adalah sebuah "dosa". Itu sama dengan mencuri karya orang lain, Beybeh. Memang sih, pahala dan dosa itu urusan Yang di Atas, tapi, coba deh, posisikan diri kita sebagai penulis asli dari sebuah tulisan. Kemudian, ada seseorang yang tiba-tiba menjadi terkenal karena menggunakan buah pikiran kita dalam sebuah wacana lain. Dan orang tersebut tidak mencantumkan nama kita sebagai penulis aslinya. Sakit hati? Mungkin beberapa dari kita menganggapnya biasa saja, tapi mungkin juga ada yang sakit hati. Kalau Mila sih, pasti sakit hati lah.

Sakit hatinya itu seperti anak yang kita lahirkan dicuri oleh orang lain dan dibesarkan olehnya kemudian menjadi orang terkenal. Tapi, kita yang telah mengandung selama 9 bulan dan melahirkan tanpa operasi sesar tidak dipandang apa-apa. Mila memang belum pernah ngerasain hal itu secara langsung, tapi kurang lebih Mila tau lah rasanya. Soalnya, Mila kan sering liat Sinetron. #apasihMil #mulaigeje

Kalau teman-teman bisa merasakan sakit yang sama seperti yang Mila "rasakan", ayok, mulai sekarang kita biasakan untuk tidak "mencuri" karya orang lain tanpa ijin. Dari mulai lirik lagu, quote, gambar, dan lain sebagainya. Termasuk kalau kita meminjam tugas teman kita dan menyalinnya pada pekerjaan kita, seharusnya kita menuliskan nama teman kita di Daftar Pustakanya, dong.

Gimana teman-teman? Sepakat? :D

Oke, sampai disini dulu ya tulisannya. Jujur, ini tulisan #nomention. Mila cuma ingin menulis "sesuatu" yang semoga "Alhamdulillah, yah" bisa bermanfaat bagi orang lain.

Love, Meela xx.

Minggu, 21 Agustus 2011

Kutipan di Hari Kemerdekaan

Tujuh belas agustus tahun empat lima
Itulah hari kemerdekaan kita
Hari merdeka nusa dan bangsa
Hari lahirnya bangsa Indonesia
Merdeka
Sekali merdeka tetap merdeka
Selama hayat masih di kandung badan
Kita tetap setia tetap setia
Mempertahankan Indonesia
Kita tetap setia tetap setia
Membela negara kita

Tepat di tanggal 17 Ramadhan tahun ini, kita, bangsa Indonesia merayakan hari ulang tahun kemerdekaannya yang ke-66.

Yah, taun ini banyak sekali hujatan-hujatan di luar sana kepada bangsa kita tercinta ini. Bukan, bukan hujatan dari para penjajah, tapi hujatan dari anak negeri yang kecewa dengan tingkah para pemerintahnya, yang sedih dengan negerinya.

Salah mereka menghujat negerinya sendiri? Entahlah.

Mila sendiri juga sedih ngeliat peliknya masalah yang dihadapi bangsa kita. Tapi, siapa yang mau Mila salahkan? Rasanya tak pantas menyalahkan orang lain bila kita sendiri juga tidak lebih baik dari orang yang kita salahkan.

Buat apalah tenaga kita dibuang-buang untuk menghujat tanah air kita, Pemuda. Ayo kita sama-sama singsingkan lengan baju kita.

Bangun pemudi pemuda Indonesia
Tangan bajumu singsingkan untuk negara
Masa yang akan datang kewajibanmu lah
Menjadi tanggunganmu terhadap nusa
Menjadi tanggunganmu terhadap nusa

Jangan lah terus menyalahkan orang lain. Apa lagi menghina bangsa kita sendiri. Kebiasaan "orang kita" yang senang sekali mengeneralisasikan suatu masalah. Entah lah istilah yang Mila pilih benar atau tidak. Maksud Mila adalah, ketika di negara kita ada beberapa korupsi, langsung "orang kita" ramai-ramai membicarakan dan menjelek-jelekkan negara kita, buka si koruptornya. Lalu saat FPI menyerang warung yang buka saat bulan Ramadhan, langsung "orang kita" mencaci maki FPI beserta Islamnya. Ups, maaf OOT. Mila cuma mengambil contoh yang sedang marak saja.

Entah sapa yang pikirannya dangkal. Sedih.

gimana negara kita mau dihargai negara tetangga kalo kita sendiri nggak menghargai negara kita?

masih belum bisa mengharumkan nama bangsa? seenggaknya nggak usah jelek-jelekin bangsa sendiri dong ya.. :)

Well, Mila nulis postingan ini nggak ada maksud apa-apa. Kalau pun ada, Mila nggak maksud buruk. Sumpah. Mila cuma beropini. Mila hanya menyalurkan unek-unek Mila. Meskipun agak sedikit terlambat. :Dv


Akhir kata, Mila ingin mengucapkan, DIRGAHAYU INDONESIAKU!

Love, Meela xx.

Kamis, 02 Juni 2011

Tumblr-thing that Touched My Heart

When I was walking on Tumblr, and exploring my dasboard, I found a post that makes me wanna cry. First, I thought it is nothing, but, when I clicked the picture, and it became larger and readable, I knew, it is something bigger. This is it!

While Dad was polishing his new car, his four-year old son picked up a stone and scratched line on the side of the car.

In his anger, Dad took the Child's hand and hit it many times, not realizing he was using a wrench.

At the hospital, his Child said, "Dad, when will my fingers grow back?".

Dad was so hurt. He went back to the car and kicked it a lot of times.

Sitting back, he looked at the scratches the child made, it read..

"I LOVE YOU DADDY".


It's such a sad story, but, behind that short story, there's a message for all of Daddies in the world. Not only for Daddies, but also for us. Think twice before doing something, especially when you're angry. It's what I take from that story. May be what you can take could be different. So, what did you have?

That story makes me remember a quote, "control your anger before it controils you".

We all know what anger is, and we've all felt it: whether as a fleeting annoyance or as full-fledged rage.

What's anger? Anger is a completely normal, usually healthy, human emotion. But when it gets out of control and turns destructive, it can lead to problems—problems at work, in your personal relationships, and in the overall quality of your life. And it can make you feel as though you're at the mercy of an unpredictable and powerful emotion.


Just like what's happened on Dad. His anger lead him to a problem. :(

Need more tips to control your anger? you should read THIS: Controlling Anger!!

Okay, I think this is all what I can share. Thank you for reading and enjoy your life! It only happens once! :)

Love, Meela xx.

Minggu, 20 Maret 2011

HIGH SCHOOL, Whatever It is, You Will Miss It When It Ends!

Di Indonesia kita menyebut HIGH SCHOOL dengan SMA, SMU, SMK, MA, dan lain sebagainya. SMA adalah jenjang pendidikan sekolah yang paling atas. Setelah lulus SMA, kita tidak akan pergi ke sekolah lagi, dan tidak akan disebut seorang murid lagi. Tiga tahun kita menjalani jenjang sekolah menengah atas ini. Saat berada di tahun pertama, kita merasa tiga tahun akan menjadi waktu yang sangat panjang. Tapi, ketika kita sudah di tahun ketiga, kita akan berdecak dan berkata "nggak kerasa ya, uda tiga tahun".

Mila menghabiskan masa SMA Mila di salah satu SMA Negeri di Kota tempat Mila tinggal, yaitu Kota Malang. SMA itu adalah SMA Negeri 8 Malang, atau yang biasa disebut SMARIHASTA. Orang-orang juga mengenal SMA itu dengan sebutan SMA Artis, SMA Model, bahkan SMATOS, atau SMA Matos. Ya, memang lokasi SMA itu bersebrangan dengan salah satu Mall yang cukup terkenal di Malang. Selain itu, Smarihasta kerap menerbitkan artis-artis dan model-model terkenal. Padahal, dalam kurikulumnya tidak ada sama sekali pelajaran seputar itu, tetapi entah kenapa, hal ini terus terjadi dan berlangsung secara turun temurun hingga sekarang. Beberapa artis terkenal yang pernah bersekolah di SMA itu adalah Andika Pratama dan Mey Chan.

Lepas dari itu, masa SMA bagi Mila adalah masa-masa paling "paling" dalam kehidupan Mila. Paling indah, paling aneh, paling nggak jelas, paling gila, dan paling-paling lainnya. Masa SMA adalah fase yang sangat mempengaruhi kehidupan seseorang, termasuk Mila.

Saat pertama kali daftar SMA, Mila mengikuti PSB Online. Pilihan pertama adalah SMA 3, kedua SMA 1, dan terakhir SMA 8. Dan, dengan DANEM yang pas-pasan, Mila akhirnya masuk di SMA 8. Pertamanya Mila takut. Mila takut kalau lingkungan SMA 8 nggak bersahabat dengan Mila. Soalnya Mila kebanyakan baca TeenLit dan menyangka kehidupan SMA Mila akan seperti kisah-kisah di TeenLit itu. Untungnya, tidak separah itu.

Mila nggak bisa cerita banyak tentang masa SMA Mila. Pastinya sangat menyenangkan. Mirip-mirip kehidupan di film. Bahkan lebih asyik dari film-film yang beredar di pasaran. Kehidupan SMA Mila benar-benar WOW, dan banyak sekali kejutan-kejutan yang nggak pernah Mila dapat saat SMP.

Buat teman-teman yang masih SMA, jangan sia-siakan masa SMA kalian. Biarpun kadang memang berat, tapi saat kalian lulus dan harus menjalani kehidupan anak kuliah, kalian akan benar-benar merindukan masa SMA kalian. Kehidupan kuliah tidak seperti SMA. Jadi, nikmatilah waktu kalian di SMA.

Pelajaran tetap nomer satu, tapi jangan sampai pelajaran merengut kebahagiaan kalian. Dibawa asik aja semuanya. Setiap berangkat sekolah harus semangat dan berprasangka baik. Apa pun yang terjadi nanti, jangan dipikirkan. Mau di marahin guru, nggak nyambung pelajaran, dimusuhin temen, dijauhin gebetan. Nggak masalah. Memang seperti itu kehidupan. Tapi kita harus tetap BERSEMANGAT! :)

Kamis, 17 Maret 2011

Menulis di Sela-sela Malam

Selamat malam, pagi, siang, dan sore, kepada siapa pun di mana pun yang ke sasar di blog yang keren ini. Uda mulai belagu nih kayaknya Mila. Kayak yang uda master aja. Padahal ya masih biasa banget gitu blognya.

Hari ini Mila melakukan sesuatu yang baru, tanpa rencana, tanpa persiapan, tapi benar-benar seru. Mau tau apa? Jangan kaget lo ya!

Mila ikut OLIMPIADE BIOLOGI. Hah? Olempiade Biologi? Serius ni? Iya, serius, bahkan jutaan rius. Hari ini Mila ikut ONMIPA, alias Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Kemaren Mila daftar, dan tiba-tiba hari ini harus langsung berhadapan dengan soal-soal Biologi selama kurang-lebih 4 jam.

Kayaknya keren banget gitu ya judulnya, "Olimpiade Nasional". Tapi Mila baru ikut seleksi yang di tingkat Universitas doang kok. Tapi, buat Mila itu adalah sesuatu yang HEBAT. Hebat kenapa? Karena Mila berani mencoba hal diluar rutinitas.

Selama ini, Mila lebih banyak mengambil "amannya saja". Mila takut gagal. Ya, Mila sering kali takut gagal dalam melakukan sesuatu. Ini lah yang membuat Mila jadi takut untuk mencoba hal-hal yang baru. Dan hari ini, Mila sudah melakukan gebrakan besar. Semoga ini adalah awal dari masa depan cerah yang akan Mila raih. Amin ya Allah.

Semoga (juga) tulisan Mila ini bisa menginspirasi teman-teman yang membaca untuk berani mencoba dan berani mengambil risiko.

Gagal itu bukan masalah. Masalah adalah ketika kita tidak pernah mencoba.

Berhasil itu adalah sebuah hadiah. Hadiah bagi orang-orang yang mau mencoba, dan hadiah bagi orang-orang yang menyayangi kita. Pasti mereka bangga dengan kita seandainya kita berhasil. Tapi, kalau kita tidak pernah mencoba, maka kita pun tidak akan pernah berhasil.

Sekalipun kita gagal, at least, we can say "I've tried", and smile! :)

Love, Meela xx.

Jumat, 04 Maret 2011

Fiksi Terindah (Baca: Kebohongan Ter*piip*)

Cuma pengen nunjukkin sebuah surat dari seseorang. Bukan untuk pamer, atau apa. Tapi ini untuk menyadarkan teman-teman wanita di mana pun kalian berada. Jangan pernah percaya mulut manis lelaki (yang bukan suamimu). Mereka hanya menginginkan "kesenangan". Jangan pernah mengharap tanggung jawab seorang lelaki. Karena dalam kamusnya, tidak ada kata "tanggung jawab".

Surat ini hanya satu dari sejuta kebohongan yang dia berikan kepada Mila.
ak selalu sedih jika mengingat wajahmu Meel,,
ak tulis email ini pun, air mataq hmpir netes,,
g ada yang ngira semua akan jadi seberat ini,,

tapi,,
aku yakin pasti ada hikmah di balik semua ini Meel..

sekarang,,
yang bisa kita lakukan hanya sabar menjalani semua ini..

Meela jangan lupa jaga kesehatan ya..

kalo Meela g sehat,,
ak jadi tambah sakit..

i never get u out of my heart..

Makna sebenarnya dari kata-kata ini adalah, masukkan kata "tidak", bukan", "no", atau "not" pada setiap kalimatnya.

Kenapa Mila bilang seperti itu? Karena, beberapa hari yang lalu, orang tersebut bilang bahwa dia udah nggak ada rasa sama Mila. Mila nggak habis pikir. Gimana bisa dia bilang seperti itu setelah semua yang dia lakuin sama Mila selama hampir tiga tahun ini.

Alasan yang paling manjur yang biasa diungkapkan oleh lelaki tak bertanggung jawab macam ini adalah "ORANG TUANYA TIDAK MERESETUI".

Mila sempat diprotes beberapa orang, bahwa tidak semua laki-laki seperti ini. Tapi, tidak ada salahnya kan untuk berhati-hati. Bukannya Mila mengajak untuk negative thinking, tapi Mila cuma mengingatkan teman-teman untuk selalu waspada pada mahluk yang bernama laki-laki.

W/o love, Meela.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...